Ketika datang bermakna hanya untuk berkunjung.
Ketika sapa hanya berbalas senyum.
Ketika temu hanya untuk mengingat
Apa yang dapat ku-ucap?
Ketika mimpi diharap menjadi nyata
Ketika rencana selalu menjadi wacana
Ketika masalalu kembali menyelimuti kepala
Apa yang dapat ku wujudkan?
Dan lagi; kembali menyiksa diri dengan diam-diam mengunjungi kenangan melalui hujan. Kembali membiarkan waktu melesat hanya untuk mengingat. Terjebak diantara sunyi dan redup dalam kesendirian. Seperti hanya sanggup meluapkan emosi dengan berteriak. Namun, tak ada seorangpun yang dapat mendengarnya.
Dimana semesta saat aku membutuhkannya? Hanya ada luka yang menampar muka. Langit seakan memintaku tuk tetap sendiri. Dunia rasa aku pantas mendapatkannya. Sehingga jiwaku pun memilih tuk tetap diam. Meski kutau, aku bisa saja menentang.
Lagi-lagi, merasa kehilangan.
Kehilangan kisah yang telah memberi warna —dalam sejarah.
Kata” berjuta makna❤
SukaSuka
Great things
SukaSuka